Agen Bola Conte Mengkritik Penyelesaian Akhir Anak Asuhnya

Conte Mengkritik Penyelesaian Akhir Anak Asuhnya

Conte Mengkritik Penyelesaian Akhir Anak Asuhnya

Agen Bola – Pelatih Juventus Antonio Conte mengatakan bahwa penyelesaian akhir yang kurang baik dari para pemain Juventus adalah salah satu faktor yang membuat akhirnya tim nya Juventus gagal meraih kemenangan di pertandingan pembuka babak grup Liga Champions Eropa musim kompetisi 2013 – 2014 ini kala mereka menghadapi klub yang sebenarnya di atas kertas berada jauh dibawah mereka yakni FC Kopenhagen yang merupakan juara Liga Denmark musim lalu tersebut. dalam pertandingan ini Juventus harus puas hanya bermain imbang 1 – 1 dengan klub asal Denmark tersebut sehingga memaksa Juventus harus puas berbagi angka 1 dengan klub yang sebenarnya tak terlalu di unggulkan pada pertandingan tersebut.

Pada pertandingan yang berlangsung di markas FC Kopenhagen ini tim tuan rumah malah justru mampu unggul terlebih dahulu dari tim tamu yang merupakan salah satu calon juara Serie A Liga Italia dan merupakan salah satu tim yang cukup di segani di kawasan Eropa ini. pemain andalan klub FC Kopenhagen Nicolai Jorgensen mampu membawa FC Kopenhagen unggul terlebih dahulu dari juara dua kali berturut – turut serie A ini. walau sebenarnya Juventus lebih mendominasi permainan pada pertandingan ini. Si Nyonya Tua juga beberapa kali menciptakan peluang – peluang emas namun gagal di selesaikan oleh para pemain Juventus yang justru lebih sering membuang – buang peluang emas yang mereka ciptakan sendiri.

Namun beruntung pada babak awal – awal babak kedua Juventus berhasil menyamakan keduduka setelah penyerang asal Italia Fabio Quagliarella berhasil mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke 54 dan membuat skor akhir pada pertandingan ini pun menjadi 1 – 1 bagi kedua tim. Untuk FC Kopenhagen sendiri ini merupakan hasil yang sangat memuaskan karena mampu menahan imbang tim sebesar dan sehebat Juventus. Namun bagi Juventus sendiri tentu saja hasil ini tidaklah terlalu baik karena untuk tim sekelas Juventus menghadapi tim yang tak terlalu dikenal seperti Kopenhagen tentu saja seharusnya bisa lebih dari sekedar hasil imbang saja.

“Saya sangat kecewa dengan penyelesaian akhir para pemain saya pada pertandingan ini sehingga membuat hasil akhir pertandingan ini menjadi imbang padahal seharusnya kami bisa saja memenangkan pertandingan ini bila kami lebih bisa memanfaatkan peluang – peluang emas tersebut menjadi sebuah gol dan tak menyia – nyiakan peluang seperti itu.” ungkap mantan pelatih Siena ini. Pelatih Juventus ini pun membantah dengan keras apabila dirinya meremehkan tim lawan dengan mengatakan bahwa sebenarnya dirinya telah menurunkan pemain terbaiknya dan juga telah menginstruksikan kepada para pemainnya untuk tak menganggap remeh lawan karena menurut mantan pelatih Siena ini semua tim sama kuatnya dan tak boleh dibeda – bedakan. Agen Bola