Best XI Chelsea

chelsea-wallpapers-chelseafc-wallpapers-2

Best XI Chelsea

Bursa Pasar Taruhan – Faktanya adalah Chelsea tak memiliki banyak deretan pemain hebat seperti klub tradisional Inggris macam Liverpool Manchester United, bahkan Arsenal. Oleh karena itu, pemain yang saya tulis disini sebagian besar berasal dari era Roman Abramovich.

Kiper : Petr Cech

Petr Cech datang dimusim pertama Jose Mourinho melatih dan hanya membutuhkan dana sebesar 7 juta pounds untuk pemain sehebat dia. Cech adalah salah satu kiper paling konsisten di sejarah Liga Inggris. Musim pertamanya adalah tembok pertahanan, lawan hanya bisa menjebol gawang the blues sebanyak 15 kali, rekor terbaik hingga saat ini.

Bek kanan : Dan Petrescu

Dan Petrescu adalah bek kanan terbaik yang pernah dimiliki Chelsea. mantan pemain Sheffield Wednesday memberi empat gelar teramasuk Piala FA 1997.

Bek tengah : Ricardo Carvalho

Carvalho mengikuti Mourinho pindah dari Porto tahun 2004. Dia adalah batu di jantung pertahanan Chelsea yang Cuma kebobolan 15 gol di musim itu. Carvalho yang membuat Terry berkembang menjadi bek hebat. Dia bukanlah yang tercepat, tapi tangguh dan cerdas membaca permainan.

Bek tengah : Marcel Desailly

Desailly adalah salah satu pemain terpenting bagi Chelsea sebelum era Roman Abramovich. Dia tiba di London tahun 1998 dengan performa yang dominan di AC Milan serta menjuarai Piala Dunia 1998 bersama Perancis. Dia adalah pemimpin dalam tim dan membuat Chelsea berada di peringkat keempat sebelum Abramovich membeli Chelsea.

Bek kiri : Graeme Le Saux

Le Saux pindah ke Chelsea di tahun 1997 dengan transfer 5 juta pounds, rekor seorang bek bagi Liga Inggris di musim itu. Menjuarai 4 gelar bagi Chelsea adalah salah satu peninggalan penting bagi mereka.

Gelandang tengah : Claude Makelele

Pemain paling penting dalam posisinya. Makelele tiba tanpa blow up besar-besaran di tahun 2003. Saat Mourinho tiba di 2004, dia menunjukkan permainan terbaiknya. Menjadi anchorman di lini tengah dan memberi perlindungan bagi lini belakang. Dia dan Chelsea menjadikan formasi 442 di Inggris terlihat seperti jam antik. Chelsea dan Mourinho menjadi innovator taktik dan Makelele adalah pemain penting dalam prose situ.

Gelandang tengah : Frank Lampard

Tentu saja dia masuk, aneh bila melihat harga pemain ini dimasa lalu, dia dibeli dengan harga 11 juta pounds tahun 2001. Dia datang sebagai pemain tengah haus gol dengan rataan satu gol tiap 4 pertandingan di West Ham. Sejak kedatangannya dia berkembang menjadi pemain yang mencetak satu gol tiap dua pertandingan. Catatan yang luar biasa bagi gelandang. Lampard juga menjadi salah satu pemain konsisten di Chelsea. menurut saya, dia adalah pemain terpenting, satu-satunya pemain yang layak dipanggil sebagai : ‘Captain, Leader, Legend’.

Gelandang tengah : Michael Essien

Michael Essien datang di tahun 2005 dan menjadi salah satu gelandang box to box terbaik di dunia. Kerjasamanya dengan Lampard sangat baik dimanapun mereka bermain. Bisa mengambil bola dari lawan dan menginisiasi serangan.

Striker : Gustavo Poyet

Poyet datang saat Chelsea menunjukkan keseriusan mereka untuk menjadi kluh besar, dia datang untuk mengonfirmasi keseriusan Chelsea. telepatinya dengan Gianfranco Zola membuat banyak gol spektakular termasuk golnya melawan Sunderland. Dia adalah Frank Lampard sebelum Frank Lampard tiba. Membawa gol, kreativitas, dan mengatur tempo Chelsea. membawa profesionalisme dan kemauan untuk menang.

Striker : Zola

Pemain utama dan terbaik Chelsea sepanjang masa. Chelsea mendantangkannya dari Parma. Kedatangannya ke Inggris membuat dimensi baru dalam sepakbola Inggris. Dia menunjukkan kalu pemain kecil, berteknik, dan datang dari negeri lain bisa beradaptasi dengan baik di Inggris. Dia berperan sebagai si nomor 10. Dia adalah kunci kejayaan Chelsea sebelum Mourinho.

Striker : Didier Drogba

Drogba pada masanya adalah salah satu penyerang paling dominan sepanjang sejarah Liga Premier Inggris. Merupakan kombinasi dari fisik, kekuatan, kecepatan dan insting gol menjadi satu. Akhir karirnya di Chelsea diwujudkan dalam pertandingan dramatis di Muenchen tahun 2012. Mencetak gol penalti sebagai algojo terakhir dan membuat Abramovich tersenyum.

Pengganti : Cudicini, Gallas, Terry, Robben, Hasselbaink, Di Matteo, Wise