Bursa Taruhan Carlo Ancelotti Dan Real Madrid

Carlo Ancelotti Dan Real Madrid

Carlo Ancelotti Dan Real Madrid

Bursa Taruhan – Sesuai dengan skema 4-2-2-2, partner yang sesuai untuk Di Maria adalah Ozil, dengan kedisiplinannya mempertahankan posisi di belakang striker tunggal, bila dibandingkan dengan Pastore musim lalu.

Kedisiplinan Ozil akan memberikan keleluasaan bagi Di Maria untuk melebar ke sisi kanan atau kiri, yang akan menempatkan Di Maria di belakang duo striker. Hal yang membedakan gelandang internasional Jerman ini dengan Pastore adalah kreativitas Ozil yang superior. Ozil menciptakan kesempatan one-on-one terbanyak di Eropa musim lalu, dan melakukan 2,9 umpan krusial di tiap laga – Pastore melakukan 1,1 di tiap laga. Ozil akan menjadi pengganti yang tepat untuk Pastore, yang merupakan pemain kunci PSG musim lalu.

Lini Depan                                                                

Pengisi peran Lavezzi kemungkinan besar adalah Ronaldo. Pemain internasional Prtugal ini kembali menunjukan talentanya dalam menyerang  musim lalu bersama Real,  mengakhiri musim dengan 34 gol di La Liga; hanya disaingi oleh Lionel Messi (46). Seperti pada tim lain, mengoptimalkan pemain terbaik adalah kunci kesuksesan, dan di dalam skema 4-2-2-2, Ronaldo tidak hanya akan leluasa bermanuver di garis depan, namun juga menempatkannya lebih dekat dengan striker, yang akan memberinya kesempatan memanfaatkan kemampuannya dalam menyerang.

Statistik Ronaldo juga lebih baik daripada Lavezzi, dengan Ronaldo melakukan lebih banyak umpan krusial – 1,8 dibanding 1,2 –, lebih banyak dribel di tiap laga – 1,7 dibanding 1,3 – dan memberikan lebih banyak assist – 10 dibanding 4. Ronaldo juga mencatatkan tembakan ke gawang terbanyak melalui serangan balik (20) dan mencetak gol terbanyak melalui header (6), yang menjadikannya opsi utama Ancelotti di lini depan, sekaligus menghadirkan ancaman yang sama dengan Zlatan Ibrahimovic di PSG musim lalu.

Karim Benzema berpeluang besar akan bermain bersama Ronaldo di lini depan, dengan atau tanpa adanya Gonzalo Higuain yang dikabarkan akan dilepas musim depan. Ibrahimovic kerap melakukan penetrasi jauh ke dalam jantung pertahanan lawan, dan striker Prancis ini juga memiliki style permainan yang serupa. Meskipun golnya musim lalu di La Liga (11) masih di bawah Ibrahimovic di Ligue 1 (30), konsistensi Benzema dalam membangun serangan bersama trio gelandang serang musim lalu menjadikannya pilihan utama sebagai starting eleven ketimbang Higuain.

Akurasi umpan Benzema yang lebih baik dari Higuain – 79,2% dibanding Higuain 74,8% — menunjukkan bahwa striker internasional Prancis ini akan menjadi ancaman yang lebih berbahaya bagi lawan-lawan Real. Statistik tersebut belum termasuk jumlah umpannya yang berhasil di tiap laga (23,5) – Higuain mencatatkan umpan yang berhasil sebanyak 19 – dan jumlah umpan krusialnya (1,4) – Higuain 0,8. Sudah jelas striker berusia 25 tahun ini akan lebih bermanfaat bagi skema yang diusung Ancelotti, dan akan melengkapi lineup ideal Real Madrid di bawah kepelatihan Carlo dalam ambisinya merebut gelar dari raksasa Spanyol saat ini, Barcelona. Bursa Taruhan