Jose Mourinho Dan Mitos “Jangan Pernah Kembali”

Jose Mourinho Dan Mitos “Jangan Pernah Kembali”

Bursa Pasar Taruhan – Chelsea beberapa waktu lalu, mengumumkan bahwa Jose Mourinho, pria yang pernah bekerja di klub ini pada 2004 hingga 2007 ini kembali menjadi pelatih Chelsea musim depan. Kedatangan Jose menimbulkan polemic tentang mitos “jangan pernah kembali di sepakbola” dimana seseorang yang telah meninggalkan suatu klub dengan kesuksesan, tidak akan mampu besinar kembali seperti yang dialakukan diperiode sebelumnya, jika ia memutuskan untuk membesut klub yang sama.

Namun Jose Mourinho hanya tertawa ketika ia diingatkan tentang pepatah lama “jangan pernah kembali di sepakbola”. Dengan tersenyum dia mengambil contoh Jupp Heynckes, yang sukses membawa Bayern Munchen meraih treble winner pada musim 2012-2013 yang juga merupakan musim terakhirnya Heynckes mengasuh Bayern Munich. “Jangan mengatakan hal semacam itu kepada Jupp Heynckes,” canda Mourinho seperti dilansir Sunday Mirror. “Karena dia telah kembali ke Bayern Munich tiga kali dan di ketiga kalinya ia berhasil memenangkan Treble winners.” “Jadi, jangan mengatakan ‘Jangan kembali’ kepada Heynckes kecuali anda ingin mengatakan kepada saya bahwa saya seharusnya segera hengkang dan kembali lagi kesini untuk ketiga kalinya! Saya selalu berfikir dengan semua orang di klub ini kami semua saling mengenal sangat baik di Chelsea. Klub mengenal saya, saya mengenal klub. Saya tidak berpikir ini menjadi hal yang buruk, ini seharusnya menjadi nilai lebih, bukan hal negative dan seharusnya menjadi sesuatu yang membantu saya dan tim menjadi lebih baik bukan sebaliknya.”

“Dari sudut pandang emosional, saya merasa kembali lagi.Ini adalah rumah saya, rumah dimana saya tidak pernah kalah dalam satu laga pun disini, ini adalah stadion saya, ruang ganti saya, ini kantor saya, ini meja saya yang tak berubah saat saya datang kesini untuk pertama kalinya. Namun, dari sudut pandang profesional, ini tidak berbeda dengan berlabuh keklub yang baru, dengan ambisi yang sama, apakah saya bisa datang ke Inggris dan memilih untuk melatih tim lain selain Chelsea? Hanya jika Chelsea tidak menginginkan saya maka saya akan melakukan itu, namun ketika di saat saya ingin meninggalkan klub lama saya, Real Madrid, saya hanya ingin ke Inggris dan Chelsea menunggu saya dan sangat menantikan kehadiran saya, tentu saja, ini emosional karena ini satu-satunya keputusan yang dapat saya ambil. Dikabarkan bahwa negosiasi antara Mourinho dan Roman Abramovic hanya berlangsung melalui telephone dan hanya berdurasi 5 menit untuk mencapai kata sepakat antara Mourinho dan Chelsea. Apakah Jose Mourinho mampu menghapuskan mitos “jangan pernah kembali” seperti yang dilakukan JuppHeynckes? Mungkin kita dapat memeperoleh gambaran setelah Mou melewati musim perdanannya dengan Chelsea musim depan.