Pasar Taruhan 3-4-3 Formasi Yang Sulit

3-4-3 Formasi Yang Sulit

3-4-3 Formasi Yang Sulit

Pasar Taruhan – Jika anda bertanya pada Jonatahan Wilson dan Michael Cox yang doyan menganalisis taktik, dimana kita akan menemukan perkembangan taktik yang paling menarik. mungkin jawabannya ada pada dua orang ini : Marcelo Bielsa dan Pep Guardiola, manajer yang menjadikan Barcelona sebagai klub paling digdaya dalam lima tahun (sebelum dihancurkan Bayern musim lalu). Yang membuat dua orang itu memiliki kesamaan adalah mereka doyan memainkan tiga bek, kebiasaan yang sering dilakukan era 90-an. Napoli di masa Walter Mazzari juga doyan memakai tiga bek di belakang, serta Juventus dan timnas Italia.

Untuk mulai menjelaskan kenapa tiga bek dibelakang dalam formasi Bielsa, Pep dan Napoli-nya Mazzari. Maka jawaban sederhanaya adalah untuk mengantisipasi formasi 442. Bermain dengan tiga orang bk tengah membuat tim tersebut dapat menjaga masing-masing penyerang lawan dan satunya bisa berfungsi sebagai stopper/sweeper. Nah, saat formasi tim lawan berkembang menjadi 4231 dan 433 (yang terkadang berjalan mirip secara praktek di lapangan), keberadaan seorang pemain tambahan dibelakang sangat diperlukan. Saat seorang striker tunggal lawan dibantu oleh dua atau tiga rekan dibelakangnya, maka tiga bek tengah dalam formasi 343 bisa kewalahan.

Jadi dalam fase bertahan, tiga bek tengah dibelakang akan mendapatkan bantuan satu orang lagi untuk menangani hal itu, satu orang bertugas sebagai stopper dan pemain lawan dibelakang striker tunggal akan berhadapan dengan fullback. Sisa pemain lawan akan demarking oleh pemain yang berperan sebagai deep-lying midfielder di formasi 343 tersebut. Jadi dengan segala kerumitan yang akan dihadapi formasi 343, bagaimana bisa beberapa tim yang menggunakannya terkadang bisa tampil secara hebat?

Well, realitanya adalah formasi yang menggunakan tiga bek dibelakang, terutama 3 – 4 – 3 tak bisa membawa kesuksesan, dengan kata lain sulit untuk meraih trofi. Napoli yang pernah bermain di liga champions menggunakan formasi tersebut, meskipun bisa menampilkan pertandingan yang menarik saat melawan City dan Bayern Muenchen, mereka harus tunduk ditangan Chelsea. sementara Bielsa di saat-saat terakhirnya di Bilbao terpaksa mengganti formasi dengan empat orang sejajar dibelakang. Tidak banyak klub yang memilih menggunakan formasi tiga bek dibelakang karena formasi tersebut mengandalkan seorang pemain jangkar yang mempunyai fisik prima. Peran tersebut pernah dilakoni dengan baik oleh Michael Essien dan Andrea Pirlo, mereka adalah segelintir pemain yang dapat memainkan peran tersebut dengan baik. Pasar Taruhan