Pasar Taruhan Penghormatan Pada Kisah Tito

 Penghormatan Pada Kisah Tito

Penghormatan Pada Kisah Tito

Pasar Taruhan – Pertama kali, saya mengatakan ‘kisah’ karena sebagai rasa simpati pada pelatih yang telah berjuang sebagai sosok manusia yang pantang menyerah melawan tumor. Dia adalah seorang pelatih salah satu klub yang paling besar dan bergengsi di dunia, dan terpaksa menyerahkan pekerjaan yang menjadi impian dan telah lama dia inginkan sepanjang karir kepelatihannya hanya karena tumor yang menderitanya.

Tito Villanova adalah pria yang baru berusia 44 tahun dan harus menghadapi kenyataan kalau dia mengikuti pertandingan melawan waktu dengan tumor. Dia telah mengekspresikan kemauannya untuk memfokuskan semua energy yang dimilikinya untuk bertarung dengan penyakit itu, demi kedua anaknya, dan demi istrinya. Tito adalah manusia yang sama seperti kita semua. Dalam pemberitaan terkait dengan mundurnya Tito Villanova beberapa hari yang lalu, contoh yang bijak dan baik telah diberikan oleh Andre Villas Boas. Saat dia ditanyai mengenai kemungkinan menjadi pelatih Barcelona, hanya beberapa jam setelah pengumuman mundurnya Tito Vilanova, AVB berkomentar lebih bagus daripada tipikal pelatih saat menjawab ‘merupakan kehormatan besar bagi saya bisa dipertimbangkan oleh Barcelona tapi saya senang berada di posisi saat ini’. AVB secara cerdas berkomentar dengan jawaban :

“Saat ini, semua harapan saya haturkan untuk Tito. Bila dia harus mundur karena masalah kesehatan, ini bukan waktu yang tepat untuk berbicara tentang spekulasi. Kita sedang berbicara tentang kesehatan seseorang, dan pertanyaan anda tidak berada dalam koridor yang tepat.” Komentar cerdas dari AVB ternyata tak diikuti dengan media mainstream yang beredar di Inggris – negara yang terkenal tak memiliki etika dalam pemberitaan – daripada mereka membuat berita yang fokus pada kesehatan Tito Villanova dan penghormatan sebagai sesama manusia , ternyata mereka dengan gamblang memberi headline di berita mereka “Manajer Baru akan Ditentukan Minggu Depan”. Pemilihan judul tersebut seolah fokus pada manajer Barcelona selanjutnya tanpa memperdulikan nasib Tito serta tumor yang menggerogotinya setelah pergi di tahun 2010 terjadi proses pengangkatan. Saya tak habis pikir apa yang mereka rasakan sebagai seorang manusia. Wajar saja mengangkat judul tersebut beberapa hari setelah pengumuman mundurnya Tito Villanova, tapi media Inggris memilih untuk mengangkat judul tersebut hanya beberapa jam setelah diumumkan.

Sebenarnya sesaat setelah pengumuman mundurnya Tito terjadi, saya mengharapkan saat membuka situs berita media Inggris akan menemukan berita yang fokus pada perjuangan seorang manusia untuk melawan tumor. Ternyata berita yang termuat mengejutkan saya, mereka mengambil keuntungan dari berita tersebut dengan fokus pada spekulasi pengganti Tito. Jika ada orang yang membaca berita tersebut, mereka bisa melupakan nasib Tito, dan bahkan tak berfikir sedikitpun tentangnya. Berita-berita tersebut hanya mengarahkan pembaca pada meja taruhan, untuk bertaruh siapa yang akan menjadi entrenador Barcelona. Perlakuan tersebut masih ditambah dengan masih sempat-sempatnya mereka untuk berspekulasi mengenai transfer Cesc Fabregas ke Manchester United. pikirkan dengan akal sehat untuk sejenak saja. Saat kita mendengar berita tentang seorang pria muda yang harus bertarung dengan tumor, apakah yang ada di pikiran anda adalah ‘dengan sakitnya pria tersebut, berarti Manchester United akan mendapatkan Cesc Fabregas’. Wow… berita yang kurang ajar menurut saya, cara penyampaian yang tidak mengindahkan rasa kemanusiaan sedikitpun.

Perlakuan tersebut masih berlanjut saat di hari-hari berikutnya media Inggris mengangkat headline dengan tema : “TATA TITO .. pergantian manajer Barcelona. Dengan pergantian ini, Manchester United berharap mendapatkan keuntungan dari raksasa Catalan untuk mengajak Fabregas Pindah”. Jadi hanya dalam beberapa hari, perjuangan yang dilakukan oleh Tito Vilanova tertutup oleh spekulasi tentang transfer Fabregas. Tak ada highlight tentang perjuangan pria berusia 44 tahun dengan istri dan dua anaknya yang terpaksa menyerahkan pekerjaannya karena tumor. Ada banyak sisi humanis yang sebenarnya bisa diangkat dari mundurnya Tito daripada sekadar spekulasi transfer. Pasar Taruhan