Pertahanan Italia Bermasalah Di Piala Konfederasi

italia

Pertahanan Italia Bermasalah Di Piala Konfederasi

Bursa Pasar Taruhan – Saat orang berkata “apa hubungan Italia dengan sepak bola?”, hal yang pertama muncul di otak kita adalah “pertahanan”. Ya, Italia identik dengan kekuatan organisasi pertahanan yang mereka punya. Saat kita mengingat pemain hebat yang pernah di punyai tim Azzuri, pasti kita akan banyak mengingat nama-nama Maldini, Canavaro, Dino Zoff dan lainnya, yang sebagian besar adalah pemain bertahan ataupun kiper.

Pada saat catenaccio telah berlalu sejak Cesare Prandelli mengambil kendali tim Azzurri setelah Piala Dunia 2010, Italia masih dikenal sebagai salah satu tim bertahan yang terbaik di dunia. Jadi apa yang salah di babak penyisihan grup Piala Konfederasi, di mana Italia kebobolan delapan gol dalam tiga pertandingan? Jawabannya adalah tidak separah seperti beberapa mungkin dipikirkan oleh fans atau pengamat sepak bola. Pertama, dua dari delapan gol dapat diabaikan dari analisis ini, karena mereka berasal dari titik penalti. Kemudian tendangan bebas yang luar biasa oleh bintang muda Brasil Neymar, tidak bisa di kaitkan dengan analisis ini.

Dua gol yang lain juga masih dipertanyakan, karena berbau off side. Yaitu gol dari Dante, dimana pada saat tendangan bebas sebenarnya Fred berada pada posisi Offside. Dan kemudian Gol yang di lakukan Fred hasil rebound tendangan Marcelo, dimana Fred berada dalam posisi di belakang De Sciglio, dan pemain Itali mengira Fred harusnya berada di posisi offside. Jadi hanya ada tiga gol yang bisa dipandang sebagai tanggung jawab pertahanan Italia. Yang pertama, gol Shinji Kagawa di menit ke 33 saat laga dengan Jepang, adalah hasil kecerobohan Giorgio Chiellini, yang gagal menghalau bola dengan kepala menyebabkan Buffon berhadapan langsung dengan Kagawa yang akhirnya bisa diselesaikan dengan mudah oleh Kagawa.

Gol penyama kedudukan Shinji Okazaki di babak kedua adalah benar-benar murni kesalahan pemain belakang tim. Dalam menghadapi tendangan bebas itu pertahanan Italia berada dalam kondisi yang buruk. Okazaki mendapati posisi Riccardo Montolivo dan mengalahkan Daniele De Rossi sebelum akhirnya bisa membobol gawang Buffon. Gol pertama Fred juga menunjukkan kelemahan pertahanan Italia. Chiellini kalah posisi ketika bola melambung menuju Fred, yang membuatnya leluasa mengendalikan bola. Dua kesalahan yang dibuat pada pertandingan ini yang pertama adalah posisi yang buruk dari duo Chiellini dan Leonardo Bonucci, yang memungkinkan Fred untuk masuk di belakang mereka dan menempatkan Chiellini di posisi yang tidak bagus untuk menghalau bola. Yang kedua adalah terbuka lebarnya ruang untuk Marcelo untuk memberikan umpan panjang melambung kepada Fred. Italia bisa solid dan lugas mematikan lawan dalam permainan terbuka. Tapi seringkali kesalahan kecil mebuyarkan kan pertahanan mereka, dan itu tidak boleh dilakukan saat mereka bertemu dengan Spanyol di semifinal nanti.