Pesan Benitez Pada Mourinho

benitez_1655415a

Pesan Benitez Pada Mourinho

Bursa Pasar Taruhan – Rafael Benitez menyampaikan pesan pada suksesornya di Chelsea, Jose Mourinho. Pelatih Napoli yang membawa Chelsea juara Liga Eropa musim lalu dan berhasil membawa klub London Barat untuk meraih posisi tiga besar klasemen – posisi aman di Liga Champions – membuat komentar yang dikutip oleh Koran Spanyool, AS saat dia membandingkan gaya kepelatihannya dengan gaya kepelatihan Mourinho.

Benite mengatakan : “Saya tidak tahu apa yang akan Mourinho lakukan. Saya hanya tahu apa yang akan saya lakukan : Saya selalu ingin menang, tanpa melalui batas-batas nilai olahraga dan sportivitas. Memang benar bila ada yang mengatakan bahwa saya lebih baik daripada beberapa orang tertentu dan saya juga mengakui karena hal itu berasal dari keinginan saya untuk menang.” Kedua pelatih dikenal sebagai musuh bebuyutan saat masih menangani Liverpool dan Chelsea di masa lalu, tepatnya di musim 2005 dan 2006 perseteruan keduanya mencapai puncaknya. Chelsea dan Liverpool yang bertemu dua kali berturut-turut di babak semifinal dua tahun tersebut menjalani pertandingan yang ketat. Akibat perseteruannya dengan Mourinho, fans Chelsea sangat membencinya, apalagi setelah Benitez menyebut fans Chelsea sebagai “plastic fans” maka dendam yang disimpan begitu lama oleh pendukung Chelsea tetap membara, bahkan saat dia menukangi Chelsea dengan status pelatih interim, pendukung Chelsea ramai-ramai membuat banner bertuliskan “RAFA OUT”. Toh dia cuek bebek terhadap perlakuan fans Chelsea musim lalu. Benitez yang menimba ilmu tentang sepak bola dari Real Madrid, mengatakan : ”Saya bergabung dengan akademi Real Madrid saat berusia 13 tahun dan saya mempelajari segalanya disana. Saya menerima pendidikan olahraga dari Real Madrid dan saya diajari untuk menunjukkan respek dan rasa hormat kepada lawan dalam kondisi apapun, menang atau kalah.”

Bulan-bulan terakhir Benitez di Stamford Bridge selalu diiringi dengan rumor yang berkembang bila Mourinho akan menjadi penggantinya di Chelsea dan orang Spanyol itu berkomentar : “Setiap orang di Chelsea tahu kalau Mourinho akan kembali ke London akhir musim ini.” “Tapi hal itu tak menyurutkan niat dan ambisi saya untuk mencapai target yang dibebankan, dan kami memenangi Liga Eropa, kemenangan itu menunjukkan komitmen dan tim yang sangat sensional.” Sementara itu pelatih asal Italia, Carlo Ancelotti sudah diresmikan oleh Real Madrid sebagai pengganti Maourinho. Mengenai penunjukan Carlo Ancelotti, Benitez yakin bila mantan pelatih Chelsea dan Milan yang pernah saling berhadapan di final Liga Champions 2005 dan 2007 adalah pengganti yang sempurna bagi orang Portugal.

Dalam dua kali pertemuan dengan manajer asal Italia, Benitez merasakan satu kali kemenangan dan satu kali kekalahan. Liverpool yang ketinggalan 3 gol di final liga champions 2005 membuat keajaiban dengan mencetak 3 gol dalam tempo 8 menit. The reds akhirnya merasakan gelar liga champions kelima setelah menang dalam adu penalti. Di tahun 2007, giliran Ancelotti yang menunjukkan kualitasnya. Misi revans yang diusung Milan berjalan sempurna dengan mencuatkan nama Pippo Inzaghi sebagai bintang utama di final. Dia mengatakan : “Saya tahu dia (Ancelotti) dengan baik karena kami bertemu di final Athena dan Istanbul dan kami memiliki hubungan yang baik saat sama-sama berada di Liga Premier Inggris. Saya rasa penunjukan Carlo Ancelotti adalah keputusan yang tepat karena dia akan menjadi rekonsiliator di ruang ganti Real Madrid dan juga membina hubungan yang baik di dalam klub. Saya rasa klub akan mengapresiasi perubahan yang dibawa Ancelotti”.