Shinji Kagawa Mulai Jengkel di Manchester United

Shinji Kagawa Mulai Jengkel di Manchester UnitedShinji Kagawa Mulai Jengkel di Manchester United – Mantan gelandang Borussia Dortmund itu menyatakan rasa frustrasi yang dimilikinya karena gagal untuk membuat suatu pengaruh yang signifikan di Old Trafford akan tetapi sang gelandang bertekad untuk mengatasi ”blok mental” nya.

Gelandang Manchester United yaitu Shinji Kagawa telah mengakui merasa ”iritasi” setelah berjuang dengan keras untuk membuat satu dampak yang signifikan di Old Trafford.

Pemain yang berusia 24 tahun itu bergabung dengan The Red Devils dari Borussia Dortmund pada musim panas tahun 2012 kemarin setelah sang pemain berhasil memenangkan gelar juara Liga Bundesliga bersama dengan tim yang dilatih oleh Jurgen Klopp, akan tetapi sang pemain menemukan bahwa sangat sulit mencapai ketinggian yang sama sejak pindah ke Inggris.

Kagawa kembali jarang dimainkan oleh David Moyes, menemukan dirinya masuk dan keluar dari tim di bawah bimbingan mantan manajer Sir Alex Ferguson, akan tetapi pemain tim nasional Jepang itu bertekad untuk mengubahnya dan mengatasi apa yang disebutnya sebagai ”blok mental”.

“Saya masih belum mencetak gol di musim ini jadi saya merasa sangat jengkel. ini adalah pertama kalinya dalam karir saya bahwa saya belum mampu mencetak, jadi itu sangat mengecewakan.”

“Saya menekan diri saya untuk mencetak gol di setiap pertandingan akan tetapi beberapa hari rasanya saya tidak bisa menang, saya tahu saya harus mengatasi itu; sebenarnya jika saya tidak bisa benar-benar menunjukkannya maka saya belum berkembang sebagai seorang pemain. Oleh karena itu saya harus benar-benar fokus pada paruh kedua musim ini dan mengatasi blok mental itu.”

Terlepas dari perjuangannya, Kagawa telah tampil dalam lima dari enam pertandingan grup di Liga Champions pada musim ini dan dia berharap bahwa United bisa mengalahkan Olympiakos dan mempersiapkan potensi akan bertemu dengan Dortmund atau Barcelona di perempat final.

“Tahun lalu kami kalah dari Real Madrid jadi kali ini kami ingin mengalahkan Olympiakos dan mencapai perempat final. Tentu saja tujuan kami adalah mencapai final dan memenangkan kejuaraan. Seluruh dunia menonton (Liga Champions) dan itu adalah kompetisi klub papan atas di dunia.”

“Tahun lalu Dortmund berhasil sampai ke final dan saya harus menonton mantan rekan saya bermain di sana, maka kali ini saya ingin memiliki kenangan yang lebih baik di turnamen. (Jika Manchester United bisa lolos saya ingin menghadapi) Dortmund atau Barcelona. Saya ingin bermain melawan Messi dan juga Iniesta.”

“Saya biasa bermain untuk Dortmund, saya punya teman di sana dan fans tahu saya, jadi saya ingin mengalami rasa takut pergi ke stadion itu sebagai tim tamu dan saya ingin melihat bagaimana Dortmund akan bereaksi.”

“Bahkan jika mereka mengejek saya, saya akan senang karena itu menunjukkan mereka mengenali saya. Tentu saja saya juga berharap untuk bertemu semua pemain dan pelatih dan juga berada di kota lagi.”

“Barcelona memainkan sepak bola terbaik di dunia jadi itulah hal yang paling penting. Iniesta adalah pemain ideal saya; Saya telah melihat dia sepanjang karir saya dan berharap untuk menjadi seperti dia. Ini menyenangkan untuk menonton dia bermain dan itulah jenis sepak bola yang saya ingin saya mainkan.”